Yusril Memberikan Dukungan Jokowi Dalam Pilpres Indonesia 2019

Yusril Memberikan Dukungan Jokowi Dalam Pilpres Indonesia 2019 dengan mengucapkan “Insya Allah (Tuhan Bersedia). Kami sudah bersama, tetapi, nanti pada bulan Januari, akan menuju arah itu (deklarasi dukungan),” kata Yusril menanggapi pertanyaan dari pers di kompleks Presiden Bogor, Jumat.

Berita Nasional.co – Yusril untuk membahas dukungan untuk Jokowi pada pertemuan koordinasi nasional PBB, Jan 2019.

Yusril Ihza Mahendra, ketua Bulan Sabit dan Bintang Partai (PBB), telah mengisyarat kan mendukung incumbent Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden tahun depan. Namun, dukungan resmi partai nya belum diumumkan karena akan di bahas pada pertemuan koordinasi nasional PBB pada Januari 2019.

Dia diterima oleh Presiden Jokowi, yang di apit oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di istana Bogor, Jumat pagi.

“Insya Allah, itu akan diputus kan pada bulan Januari. Tapi kemarin, kami mengada kan pertemuan dengan (perwakilan) 24 cabang regional (PBB), dan secara umum, mereka memahami langkah-langkah yang telah kami ambil, dan memahami apa yang telah saya lakukan se hingga jauh, “kata nya.

Yusril memberikan pernyataan bahwa dia diangkat sebagai pengacara calon presiden Jokowi dan pasangannya, KH Ma’ruf Amin, sejak awal November 2018. Jokowi menganggap Yusril sebagai teman baik.

Menurut Jokowi, ia Walikota Solo, PBB mendukung nya. Dia pernah mengunjungi Yusril, dan mereka sering bertemu ketika Jokowi adalah gubernur Jakarta

“Saya mengenal beliau sudah sejak lama, ketika saya menjadi gubernur, kami sering bertemu, jadi saya pikir dia adalah teman dekat saya,” kata Jokowi pada Jumat (30 November).

Ketum PBB mengata kan dia tidak pernah menentang pemerintahan Jokowi, meskipun ada kritik yang kadang-kadang dia nyata kan. Kritik itu konstruktif dan di buat dengan niat baik, dan karena itu Jokowi mendengarkan nya dan mempertimbang kan apakah akan menerapkan nya atau tidak.

Indonesia akan menyelenggara kan pemilihan presiden dan legislatif secara serentak pada tanggal 17 April 2019. Pemilihan presiden akan menjadi pengulangan dari pemilu 2014 di mana petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto diatur untuk pergi head-to-head.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *