US NTSB Membantu Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Lion JT 610

US NTSB Membantu Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Lion JT 610 sebanyak 16 personel NTSB AS telah tiba di Jakarta untuk membantu penyelidikan kecelakaan pesawat JT 610.
KNKT telah koordinasi dengan Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pada hari Senin.

Berita Nasional.co – Ketua KNKT Soerjanto menyatakan bahwa 16 personil dari US NTSB telah tiba di ibu kota untuk membantu dalam penyelidikan, karena pesawat naas itu diproduksi oleh Boeing, sebuah perusahaan multinasional AS.

“Produsen pesawat dan dewan keselamatan transportasi di negara masing-masing harus membantu dalam proses penyelidikan ketika pesawatnya terlibat dalam kecelakaan,” kata Soerjanto di Jakarta International Container Terminal 2 (JICT2) di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Kamis.

Dia mencatat bahwa KNKT dapat mengakses data yang terkait dengan pesawat. “Boeing akan membantu NTSB, dan NTSB akan membantu kami. Itu adalah alurnya,” ungkapnya.

Saat ini, tiga personel NTSB telah memantau proses evakuasi di JICT2 dan penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Indonesia sejauh ini. “Kami sudah berbagi data,” kata Soerjanto.
Pesawat Lion Air JT 610 pesawat jatuh sekitar 13 menit setelah lepas landas dari Jakarta dan dalam perjalanan ke Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pada Senin pagi. Pesawat itu berangkat dari Jakarta pada pukul 06.20 pagi waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Pangkalpinang pada pukul 07.05 pagi waktu setempat, menurut otoritas bandara Depati Amir di Pangkalpinang.

Sebelum kehilangan kontak, pesawat telah meminta izin untuk kembali ke Jakarta karena ada masalah. Pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa, tiga bayi, dan enam anggota awak serta pilot kewarganegaraan India dan seorang ko-pilot.

Sementara itu, kotak hitam JT 610 ditemukan dan diambil dari perairan Karawang Utara, Jawa Barat, pada Kamis pagi. Kotak hitam ditemukan di kedalaman 25-35 meter di bawah laut dan telah hanyut sekitar 100 meter dari perkiraan lokasi awal.

Kotak hitam itu dikirim ke pelabuhan Tanjung Priok dan kemudian diserahkan kepada pejabat Komite Nasional untuk Keselamatan Transportasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *