Sampah Dibuang Pada Bawah Jalan Tol Setelah Pembersihan Besar

Sampah Dibuang Pada Bawah Jalan Tol Setelah Pembersihan Besar, Setelah pembersihan besar-besaran di bawah jalan tol Wiyoto Wiyono di Jakarta Utara, di mana masyarakat secara ilegal membuang sampah mereka, warga dilaporkan melakukannya lagi.

Berita Nasional.co – April lalu, lebih dari 1.600 ton sampah dikeluarkan dari area tersebut.

Salah satu titik terletak di RT (RW) 11, RW (RW) 8, Kecamatan Papanggo, Jakarta Utara.

Kepala unit lingkungan Tanjung Priok Basrudin mengklaim bahwa sampah tersebut baru saja dibuang oleh warga.

Ketua RW 11, Ujang Johan, mengatakan dia tidak tahu ada warga yang menggunakan tanah itu sebagai tempat pembuangan, mengklaim bahwa sampah itu dibuang oleh bukan penduduk.

“Kami ingin melarang mereka membuang limbah mereka di sana. Namun, mereka bukan penduduk daerah itu. Mereka datang dari tempat lain,” kata Ujang seperti dilansir kompas.com, Rabu.

Dia menambahkan bahwa sampah warga diangkut ke TPA Waduk Cincin oleh pengumpul sampah yang dibayar oleh unit lingkungan.

Pada hari Senin, 200 petugas Badan Lingkungan Hidup Jakarta Utara dikerahkan untuk membersihkan tempat itu.

Hingga Selasa, sampah dibuang sebanyak 146 ton telah diangkut ke TPA.

Pembersihan akan berlanjut hingga hari Minggu.

Ruang mati lain yang dipenuhi sampah adalah di Jl. Sungai Bambu Raya di distrik Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Para pengumpul sampah mengumpulkan berton-ton sampah dibuang setiap hari dari tempat itu meskipun pembuangan di daerah itu dilarang.

“Membuang sampah di daerah itu tidak diperbolehkan. Pada akhirnya kami harus menanganinya,” kata kepala unit lingkungan kecamatan Sungai Bambu, Amincon Panggabean.

“Warga sudah membuang limbahnya di sini selama bertahun-tahun. Tempat pembuangan sampah terdekat sudah tutup, jadi lebih baik membuangnya ke sungai,” kata salah seorang warga, Rudi. Sampah sampah tersebut sudah ada sejak lama sehingga mengakibatkan tempat saluran air tersumbat di sana.

Isnawa Adji dari Badan Lingkungan Hidup Jakarta mengatakan berencana untuk menyediakan tempat sampah atau gerobak sampah motor untuk mencegah sampah.

Isnawa menambahkan bahwa sampah dibuang di bawah jalan tol Wiyoto Wiyono disebabkan oleh operator jalan tol yang tidak memelihara daerah tersebut. (ars)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *