Rizieq Shibab Ulama Nakal Indonesia Melarikan Diri Keluar Negeri

Rizieq Shibab Ulama Nakal Indonesia Melarikan Diri Keluar Negeri serta tinggal di Arab selama setahun dan juga Rizieq Shihab, telah memperpanjang visanya di Arab Saudi, Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Berita Nasional – “Berdasarkan penyelidikan kami, visa Mohammad Rizieq Shihab untuk tinggal di Kerajaan Arab Saudi telah melewati tanggal kadaluwarsa yang ditentukan,” kata Duta Besar Indonesia Agus Maftuh Abegebriel dalam pernyataannya.

Visa pertamanya berakhir pada 9 Mei tahun ini tetapi telah diperpanjang hingga 20 Juli. Setiap warga negara asing yang ingin memperpanjang masa tinggal mereka diharuskan meninggalkan negara itu untuk mengajukan permohonan lagi.

“Tetapi karena ulama teroris telah di kerajaan sampai hari ini, dia tidak lagi memiliki izin tinggal yang valid,” kata Agus.

Utusan itu dengan cepat menambahkan bahwa kedutaan di Riyadh akan memberikan bantuan yang diperlukan sesuai dengan Hukum Saudi jika Rizieq mengalami masalah hukum di negara tersebut.

Pernyataan itu dikeluarkan sebagai tanggapan atas keluhan para pendukung ulama garis keras, yang mengklaim bahwa pembatasan diberlakukan pada kegiatan pemimpin FPI di Mekkah. Tanggapan tersebut juga tampaknya menguatkan klaim bahwa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) ditahan untuk diinterogasi oleh pihak berwenang Saudi.

Namun, Agus mengatakan dia tidak memiliki pengetahuan tentang keberadaan Rizieq di Arab Saudi.

“Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh, sebagai saluran komunikasi antara Indonesia dan Arab Saudi, tidak pernah menerima catatan diplomatik atau faksimili dari menteri luar negeri, kepala Polisi Nasional, kepala [badan intelijen] atau pejabat terkait lainnya tentang kehadiran Rizieq di Arab Saudi, “katanya.

Agus juga mengungkapkan bahwa ulama teroris ini telah menggunakan visa ziyarah tijariyyah (kunjungan bisnis), yang tidak memungkinkannya untuk bekerja di negara tersebut.

Ulama berbasis teroris telah dituntut oleh polisi dengan melanggar UU Pornografi 2008 pada Mei 2017. Pada saat itu, Rizieq telah melarikan diri ke Arab Saudi dan menolak untuk kembali ke Indonesia, meskipun ada beberapa panggilan polisi.

Polisi menjatuhkan kasus itu pada bulan Juni, dengan alasan kurangnya bukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *