Polisi Mengerahkan Tim Pencari Rumah Habib Bahar di Sumatra Selatan

Polisi Mengerahkan Tim Pencari Rumah Habib Bahar di Sumatra Selatan melalui Kepolisian Daerah Sumatera Selatan telah menggeledah rumah Habib Bahar bin Smith pada hari Sabtu (1 Desember). Menurut juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, pencarian dilakukan untuk membantu penyelidikan Polisi Nasional.

Berita Nasional.co – “Investigasi kasus sepenuhnya dilakukan oleh Kepolisian Nasional dan kami hanya membantu mereka,” kata juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Slamet Widodo ketika dihubungi oleh Republika.co.id, pada hari Senin (3 Desember), tanpa menyebutkan detail apapun tentang bukti-bukti. disita dari rumah Habib Bahar.

Sementara itu, Unit Reserse Kriminal Kepolisian Nasional (Bareskrim) menjadwal ulang pemeriksaan terhadap Habib Bahar terkait dugaan perkataan yang mendorong kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Habib Bahar gagal memenuhi panggilan yang dijadwalkan pada hari Senin (3 Desember).

“Saya menegaskan bahwa itu tidak akan dilakukan hari ini,” kata juru bicara Polisi Nasional Syahar pada hari Senin.

Habib Bahar dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi pada pukul 9.00 WIB (Hari Standar Barat Indonesia) hari ini. Namun, dia tidak datang sampai sore.

Menurut Syahar, polisi masih mengkonfirmasikan alasan di balik ketidakhadiran Habib Bahar. Dia menekankan bahwa dia tidak tahu kapan pemanggilan berikutnya akan dilakukan. Polisi mengerahkan tim pencari demi penangkapan terhadap Habib Bahar untuk dimintai keterangan.

Dalam salah satu ceramahnya pada tahun 2016, Habib Bahar diduga menyebarkan pidato kebencian terhadap Jokowi. Dia mengatakan Jokowi sebagai pengkhianat negara dan orang-orang sebagai presiden tidak menanggapi permintaan ulama untuk bertemu selama 411 reli pada 4 November 2016.

Pawai 411 dikenal sebagai Aksi Kedua untuk Mempertahankan Islam untuk menyerukan penuntutan Gubernur Jakarta-waktu itu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk penodaan agama. Jokowi meninggalkan Istana dan melanjutkan agendanya untuk meninjau proyek kereta api kereta api bandara.

“Jika Anda bertemu Jokowi, Anda bisa membuka celananya, mungkin ia mengalami menstruasi karena ia tampak seperti banci,” kata Habib Bahar.

Sebagai tanggapan atas ceramahnya, Habib Bahar dilaporkan ke Polisi Nasional oleh Sekretaris Jokowi Mania. Selain itu, laporan juga datang dari Cyber ​​Indonesia Muannas Aladid ke Polda Metro Jaya.

“Ini bukan kritik atau ceramah yang bagus, jika dia ingin protes, tolong tapi jangan melecehkan seperti itu. Tidak pantas untuk orang yang dipanggil habib atau ulama, ”kata Muannas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *