Polisi Jakarta Telah Menemukan Tiga Tersangka Baru Dalam Kebakaran Muara Baru

Polisi Jakarta telah menetapkan tiga tersangka dalam insiden kebakaran di pelabuhan nelayan Nizam Zachman di Muara Baru, Jakarta Utara, pada 23 Februari.

Berita nasional.co – Mereka adalah tukang las Sugih Ardiansyah, supervisor pengelasan Wilis Susanto dan kapten kapal Tino.

Menurut penyelidikan polisi jakarta telah ditemukan, para tersangka sedang melakukan perbaikan di dalam ruang mesin kapal Artamina Jaya sebelum insiden itu terjadi. Mereka mengelas beberapa bahan, memicu api yang kemudian menelan 34 perahu nelayan.

Juru Bicara Kepolisian Daerah Khusus Ibukota Jakarta Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan mereka dicurigai mengabaikan prosedur keselamatan standar dalam melakukan perbaikan kapal.

“Mereka tahu prosedurnya tetapi mereka tidak mengikutinya. Prosedur tersebut menetapkan bahwa saat pengelasan, ruangan harus memiliki peniup, pemasok oksigen dan penyedot panas,” kata Argo seperti dikutip oleh kompas.com, Sabtu.

Selain itu, dua dari tiga tersangka, Sugih dan Wilis, tampaknya tidak memiliki lisensi untuk melakukan pengelasan.

“Ketika seseorang bekerja tidak sesuai dengan prosedur dan menyebabkan kebakaran, kemungkinan mereka bertindak dengan cara lalai,” kata Kepala Satuan Polisi Pidana Pelabuhan Tanjung Priok. Kawan Faruk Rozi berkata.

Sugih, Wilis dan Tino didakwa berdasarkan Pasal 188 KUHP atas kelalaian yang mengarah pada kebakaran, ledakan dan banjir, yang dijatuhi hukuman maksimal lima tahun penjara.

Berdasarkan penyelidikan di tempat kejadian, ketika Bandar Judi Togel Dingdong Online api menyala, ia dengan cepat memicu bahan bakar sebelum menyebar ke seluruh ruangan, Faruk menjelaskan.

Api membakar lebih banyak benda, termasuk tali yang mengikat kapal ke dermaga, menyebabkannya terlepas dari dermaga.

“Perahu mulai bergerak ke arah acak, menabrak dan membakar kapal lain yang juga terbuat dari serat dan kayu,” kata Argo, mencatat bahwa angin kencang di pantai pada saat kejadian menyebabkan api menyebar lebih cepat.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada hari berikutnya.

Tiga tersangka mengatakan kepada polisi jakarta telah bahwa mereka telah meninggalkan tempat kejadian bahkan sebelum kebakaran terjadi. Mereka mengatakan tidak tahu bagaimana kebakaran itu dimulai.

Kerugian material yang disebabkan oleh insiden tersebut mencapai sekitar Rp 23,4 miliar (US $ 1,6 juta) menurut angka yang diambil dari pemilik kapal yang kapalnya hancur dalam kebakaran.

“Dari 34 kapal, kami telah mencatat kerugian material dari 20 kapal. Kami sedang menunggu 14 kapal lainnya untuk melaporkan kerugian mereka,” tambah Argo. (vla)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *