Peserta Pertemuan Tahunan IMF-WB Melebihi Harapan

Peserta Pertemuan Tahunan IMF-WB Melebihi Harapan Jumlah orang yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia jauh lebih besar dari yang diperkirakan. Jumlah peserta yang sudah terdaftar sudah mencapai 32.000 melebihi perkiraan pemerintah sebesar 19.000. Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan.

Berita Nasional – “Jumlah peserta untuk menghadiri pertemuan adalah 32.000 lebih besar dari harapan,” kata Luhut pada hari Kamis setelah memimpin pertemuan persiapan akhir pada pertemuan tahunan IMF-WB di Nusa Dua di Bali.

Dia mengatakan 12.031 orang terdaftar online dengan “Sekretariat Tim Rapat” IMF-WB (MTS) dan 19.404 melalui “Tim Perencanaan Indonesia” di bawah Komite Nasional.

Jumlah itu diperkirakan akan meningkat mendekati 32.000 orang berdasarkan tren hingga 4 Oktober 2018 dan tamu dari sektor swasta, katanya.

“Jumlah yang fantastis, akan membuat 8-14 Oktober 2018 pertemuan tahunan terbesar yang pernah ada dari IMF-WB,” kata Luhut.

Luhut mengatakan bahwa misi pemerintah Indonesia tidak hanya bermain sebagai tuan rumah yang baik tetapi untuk menunjukkan bahwa Indonesia cukup mampu mengelola negara di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Saya benar-benar serius. Ini bukan hanya mengatur pertemuan, tetapi untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat menangani hal-hal dengan baik di tengah kondisi ekonomi seperti itu,” katanya.

Penghasilan Bali naik

Luhut mengatakan berdasarkan sebuah studi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), ekonomi Bali akan naik 0,64 persen pada asumsi bahwa akan ada peserta pertemuan 19.000 orang menghadiri pertemuan IMF-Bank Dunia.

“Itu berarti pertumbuhan sebesar 6,54 persen untuk dicatat oleh Bali melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Itu akan menciptakan 32.700 pekerjaan baru,” katanya.

19.000 peserta akan memberikan penghasilan tambahan Rp1,5 triliun untuk Bali dan pendapatan pasti akan lebih tinggi jika peserta akan melebihi harapan di 32.099.

Indonesia berharap bahwa pertemuan tahunan IMF-WB juga akan berfungsi sebagai forum untuk mempromosikan potensi pariwisata negara tersebut. Pemerintah telah menyiapkan 33 tujuan wisata termasuk Labuan Bajo dan Lombok, untuk dikunjungi oleh para delegasi setelah pertemuan tahunan.

Labuan Bajo dikenal sebagai akses utama ke pulau-pulau Komodo di sebelah barat Flores, habitat kadal raksasa purba yang hanya ditemukan di pulau-pulau Indonesia.

Lombok menarik perhatian dunia pada bulan Agustus setelah berulang kali tersentak oleh gempa besar yang merusak banyak fasilitas umum termasuk fasilitas wisatawan.

Pertemuan persiapan akhir pada pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia dihadiri oleh pejabat dari kementerian dan lembaga pemerintah terkait termasuk Keuangan, BUMN, Kementerian Luar Negeri, Hukum dan Hak asasi manusia, dan militer, serta administrasi dan pemimpin daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *