Perusahaan pulp dan kertas menargetkan nol kebakaran hutan pada tahun 2020

Asia Pulp and Paper (APP) Giant Paper Produser, anak perusahaan konglomerat Sinar Mas Group yang beragam, telah mengumumkan bahwa mereka sedang meningkatkan upaya untuk memerangi hutan dan semak-semak di konsesinya dalam mengantisipasi musim kemarau.

Berita Nasional.co – Direktur APP Suhendra Wiriadinata mengatakan bahwa musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dari tahun lalu, dengan puncaknya diperkirakan pada bulan Agustus – September.

Dia juga mengatakan perusahaan menargetkan nol kebakaran hutan di semua wilayah konsesinya pada tahun 2020. Kami melihat banyak hasil dari program pencegahan kebakaran kami tahun lalu. Kebakaran hanya mempengaruhi 0,07 persen dari area konsesi kami, ā€¯katanya pada akhir pekan.

“Kami telah mengembangkan strategi untuk pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat,” kata itu, seraya menambahkan bahwa AP telah menyiapkan 3.180 petugas pemadam kebakaran, 506 pos pemantauan kebakaran, 102 menara pengintai Bandar Judi Togel Dingdong Online kebakaran, 138 truk pemadam kebakaran, 608 kendaraan patroli, 10 air helikopter pembom, 52 kamera termal dan CCTV, sembilan airboat dan 55 speedboat.

Suhendra mengatakan APP telah menginvestasikan Rp. 300 miliar (US $ 14,27 juta) tahun ini untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. “Sinar Mas telah berinvestasi sekitar Rp 1,3 triliun untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Dia mengatakan perusahaan telah mengadakan sesi informasi untuk masyarakat lokal dan mendorong masyarakat untuk menggunakan metode pembukaan lahan alternatif.

Sementara itu, manajer APP untuk data teknologi dan manajemen kebakaran di Raffles Gustaf mengatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki Provinsi Sumatera Selatan yang Terpadu di Sumatra Selatan, Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

“Kami telah mengembangkan strategi untuk pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat,” kata itu, seraya menambahkan bahwa AP telah menyiapkan 3.180 petugas pemadam kebakaran, 506 pos pemantauan kebakaran, 102 menara pengintai kebakaran, 138 truk pemadam kebakaran, 608 kendaraan patroli, 10 air helikopter pembom, 52 kamera termal dan CCTV, sembilan airboat dan 55 speedboat.

BMKG memperkirakan bahwa musim kemarau tahun ini akan lebih kering dan lebih intens daripada tahun lalu karena bertepatan dengan fenomena El Nino. (nal / bbn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *