Perusahaan Listrik PLN, Memproyeksikan Penurunan Konsumsi Listrik

Perusahaan listrik milik negara, PLN, memproyeksikan penurunan konsumsi listrik sebesar 30 hingga 35 persen selama akhir bulan puasa dan liburan Idul Fitri berikutnya karena kurangnya kegiatan di rumah tangga dan industri.

Berita Nasional.co – Direktur bisnis PLN untuk Jawa Tengah Amir Rosidin memperkirakan konsumsi listrik rendah selama periode dua minggu dari akhir Mei hingga 9 Juni, atau lima hari setelah Idul Fitri.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar (kiri kedua) berbicara dengan direktur bisnis PLN untuk Jawa Tengah Amir Rosidin (kanan) selama kunjungan ke Pusat Pengendalian Beban Gandul di Depok, Jawa Barat, Kamis.

“Ini akan dimulai pada 29 Mei ketika orang Bandar Judi Togel Dingdong Online bersiap untuk merayakan liburan, dan itu akan mencapai konsumsi terendah pada 5 Juni, sebelum secara bertahap kembali normal pada 9 Juni,” katanya pada hari Kamis setelah memeriksa Pusat Kendali Beban Gandul di Depok, Jawa barat.

PLN memperkirakan bahwa puncak konsumsi di jaringan listrik Jawa-Bali selama periode liburan adalah 17.179 megawatt, atau 37 persen di bawah tingkat normal 27.817 MW.

“Itu bisa turun menjadi 12.100 MW di pagi hari ketika orang melakukan sholat Idul Fitri karena mereka akan mematikan listrik rumah mereka,” katanya.

Di Sumatra, kata Amir, konsumsi puncak normal adalah 2.100 MW dan selama musim liburan hanya sekitar 1.470 MW.

“Ini akan dimulai pada 29 Mei ketika orang bersiap untuk merayakan liburan, dan itu akan mencapai konsumsi terendah pada 5 Juni, sebelum secara bertahap kembali normal pada 9 Juni,” katanya pada hari Kamis setelah memeriksa Pusat Kendali Beban Gandul di Depok, Jawa barat.

PLN bersumpah untuk memastikan pasokan yang stabil selama masa liburan. “Meskipun permintaan listrik lebih rendah dari biasanya, keandalan sistem akan dipertahankan,” kata direktur bisnis PLN untuk Jawa Barat Haryanto W.S.

Untuk melakukannya, perusahaan listrik akan memeriksa setiap pembangkit listrik, memperkuat sistem transmisi dan distribusi, menghentikan sementara pekerjaan pemeliharaan untuk instalasi, peralatan transmisi dan gardu induk dan memperkirakan permintaan puncak. (bbn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *