Pengusaha Perancis Mengimpor Minyak Atsiri Indonesia

Pengusaha Perancis Mengimpor Minyak Atsiri Indonesia sebab Indonesia adalah salah satu pemasok utama minyak atsiri untuk industri aromaterapi Grasse.
Para pengusaha aromaterapi dari Prancis mengklaim bahwa mereka mengimpor banyak bahan dari Indonesia.

Berita Nasional.co – Mereka membeli minyak atsiri dari Aceh, Sumatera Barat, Yogyakarta, Solo, Nusa Tenggara dan Maluku yang digunakan untuk kosmetik, campuran / penyedap makanan, wewangian, parfum, dan industri farmasi.

Hal ini terungkap pada pertemuan Konsulat Jenderal Frankfurt dengan pengusaha Walikota Grasse dan Prodarom dan Gasebo, Grasse, kata Konsul Ekonomi Konsulat Jenderal Indonesia di Marseille, Prancis, Yonatri Rilmania, kepada Antara London pada hari Kamis.

Itu dikatakan pada pertemuan yang diadakan sehubungan dengan pengenalan dan diskusi tentang kegiatan yang akan diadakan di Marseille dan sekitarnya. Dalam hubungan ini, Konsulat Jenderal Indonesia di Marseille mengatakan bahwa pengusaha Indonesia, termasuk kayu, kulit, kopi, berencana mengunjungi Marseille pada akhir November.

Dalam konteks pertemuan bisnis, Konsulat Jenderal Indonesia mengharapkan para pengusaha dari Grasse dan mitra mereka dapat bertemu dengan para pengusaha Indonesia ini. Walikota Grasse, M Viaud menyambut baik pertemuan tersebut dan mengatakan bahwa jika ada kegiatan yang diselenggarakan di Grasse, kantor distrik menyatakan kesiapannya untuk membantu dan berkoordinasi.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan pengusaha Perancis Prodarom, Presiden Prodarom, Philippe Masse menyampaikan bahwa ia mencari mitra untuk bertemu bisnis dengan pengusaha Indonesia. Lebih lanjut, dia mengatakan di Grasse ada tiga minyak esensial terbesar, yaitu Fragonard, Galimard, dan Molinard.

Prodarom, didirikan pada 1724, adalah asosiasi perusahaan pengolahan produk aromatik nasional Perancis yang berbasis di Grasse, dengan 65 anggota mewakili 80 persen dari sektor produk aromatik di seluruh Perancis dan mempekerjakan lebih dari 5500 pekerja Perancis.

Staples aromatik yang diproses oleh perusahaan pengolahan aromatik di Grasse berasal dari Perancis dan diimpor dari negara lain. Pemasok utama minyak esensial ke industri pengolahan aromatik di Grasse termasuk Italia, Amerika Serikat, Cina, India, Brasil, Madagaskar, dan Indonesia. Staples aromatik yang diproduksi di Perancis termasuk lavander, mimosa, rosemary, basil, geranium, dan melati. Sementara itu, staples aromatik yang diimpor oleh Perancis termasuk nilam, vanila, cengkeh dan mint.

Sementara daerah di Indonesia menghasilkan minyak atsiri termasuk Aceh, Sumatera Barat, Yogyakarta, Solo, Nusa Tenggara dan Maluku. Minyak atsiri digunakan untuk kosmetik, campuran / perasa dari fs, wewangian, parfum, dan industri farmasi. Perusahaan Payan Bertrand telah berinvestasi dalam penyulingan minyak atsiri di Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *