Penduduk Jakarta Terlindung Dari Ancaman Flu Burung

Penduduk Jakarta Terlindung Dari Ancaman Flu Burung Wilayah Jabodetabek mencatat jumlah kasus flu burung tertinggi di negara ini.Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan pemerintah provinsi telah mengeluarkan peraturan pada tahun 2007 untuk mengendalikan pergerakan dan perdagangan unggas hidup dalam melindungi warga. Anies mengatakan peraturan itu penting untuk memastikan bahwa Jakarta bebas dari avian influenza (flu burung).
Berita Nasional – “Dan untuk menyediakan penduduk kota dengan produk unggas yang aman dan sehat,” ia dikutip oleh kantor FAO-Jakarta yang mengatakan pada pembukaan “Road to Zero Hunger Festival” pada hari Minggu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa, dalam 11 tahun terakhir, ada 200 kasus flu burung yang ditemukan pada manusia di Indonesia, dan wilayah Jabodetabek mencatat jumlah kasus tertinggi di negara tersebut.

Kasus-kasus itu, sebagaimana terungkap dalam pernyataan pers FAO yang tersedia untuk Antara, telah menyebabkan 168 kematian, dan akar penyebab kasus flu burung di Jakarta kemungkinan terkait dengan tingginya tingkat unggas hidup yang masuk ke ibu kota.

Senada dengan hal itu, Samsul Ma’arif, Direktur Kesehatan Umum Masyarakat Kementerian Pertanian, menyatakan bahwa pengawasan di pasar unggas di wilayah Jabodetabek sejak 2009 menunjukkan bahwa virus flu burung banyak ditemukan.

“Saat ini, lebih dari 10 lokasi pasar dan fasilitas lain di Jakarta telah dibantu sebagai proyek percontohan untuk menerapkan praktik keamanan-bio di pasar dan untuk diadopsi oleh pemerintah lokal ke pasar dan rumah pemotongan hewan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Stephen Rudgard, Perwakilan FAO di Indonesia, menjelaskan bahwa FAO telah bekerja melalui program restrukturisasi pasar untuk membantu pelaku pasar dan rumah pemotongan hewan untuk memproses unggas dengan bersih, untuk mendisinfeksi kendaraan transportasi unggas, meningkatkan kebersihan pasar, dan meningkatkan kesadaran penjual unggas dan konsumen. .

“Dengan meningkatkan kualitas pengolahan unggas di sepanjang rantai pasar, kami percaya ini akan berkontribusi positif terhadap tujuan global memerangi kelaparan dan menyediakan makanan sehat untuk semua orang pada tahun 2030,” katanya.

Festival Road to #ZeroHunger diadakan untuk meningkatkan kesadaran publik dan aksi sorotan untuk memberantas kelaparan dan menyediakan makanan sehat untuk semua orang pada tahun 2030. Kampanye Ayam ASUH dipromosikan, yang bertujuan untuk menyediakan ayam dan daging unggas lainnya yaitu ASUH (Aman, Sehat). dan Utuh, dan Halal).

Festival ini diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta untuk merayakan Hari Pangan Sedunia bersama dengan Kementerian Pertanian Indonesia, FAO, dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *