Pendaki Terjebak Saat Terjadi Kebakaran Tengah Hutan Gunung Lawu

Pendaki Terjebak Saat Terjadi Kebakaran Tengah Hutan Gunung Lawu dengan jumlah Sekitar 100 pendaki gunung tetap terperangkap di puncak Gunung Lawu di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, di tengah ancaman dari kebakaran hutan yang menyelimuti sebagian gunung.

Berita Nasional – Sebuah tim penyelamat telah dikerahkan untuk mengevakuasi para pendaki yang terperangkap, Kepala Unit Urusan dan Logistik Darurat Badan Penanggulangan Bencana Magetan Fery Yoga Saputra mengatakan di sini pada Senin malam.
“Anggota tim penyelamat yang terdiri dari relawan lokal, dan personel Badan Penanggulangan Bencana Magetan dan Badan SAR Nasional mulai mendaki pada Senin sore,” katanya.

Para pendaki yang terperangkap adalah bagian dari 200 pendaki gunung, yang mendaki Gunung Lawu pada hari Minggu. Sekitar 100 dari mereka telah turun sementara sisa 100 mungkin masih berada di area puncak gunung, katanya.

Karena kebakaran hutan, yang lagi-lagi menelan bagian-bagian tertentu dari lereng gunung utara dan selatan, pihak berwenang setempat memberi tahu bahwa jalur pendakian Gunung Lawu untuk sementara telah ditutup sejak Senin. Upaya pemadaman api telah dilakukan sejak Minggu malam, tambahnya.

Kebakaran hutan di gunung, yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Timur, dilaporkan telah merusak setidaknya 25-30 hektar lahan. Karena pemandangannya yang indah, bunga Edelweiss yang indah, dan kawah, Gunung Lawu telah menjadi salah satu gunung di pulau Jawa di Indonesia, yang sering kali didaki oleh pendaki gunung.

Sementara itu, kebakaran hutan juga menelan bagian-bagian tertentu dari Gunung Sindoro di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, meskipun, menurut juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, telah dipadamkan. Kebakaran hutan menghancurkan sekitar 156 hektar lahan, dan pihak berwenang setempat masih menutup jalur pendakian gunung, kata juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Penduduk lokal dan pengunjung, yang ingin melakukan ritual tahunan untuk memperingati Tahun Baru Jawa, atau yang biasa dikenal sebagai Suro, tidak diizinkan mendaki gunung untuk alasan keamanan, katanya. Api mungkin bisa menelan daerah-daerah yang terkena bencana akibat kekeringan dan angin kencang, ia menjelaskan, menambahkan bahwa jalur pendakian telah ditutup untuk mencegah orang-orang mendaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *