Pemotongan Pajak Avtur Dapat Membantu Menurunkan Harga Tiket

Pemotongan Pajak Avtur Dapat Membantu Menurunkan Harga Tiket Pesawat, Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah meminta perusahaan minyak dan gas milik negara Pertamina untuk mengurangi harga bahan bakar penerbangan (avtur) untuk menurunkan harga tiket pesawat, tetapi seorang ekonom mengatakan bahwa itu hanya akan semakin membebani perusahaan.

Berita Nasional.co – Sebaliknya, peneliti Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Abra Talattof mengatakan pemerintah perlu memotong pajak pertambahan nilai (PPN) untuk avtur, yang 10 persen di Indonesia, sementara di Singapura 7 persen.

“Bisakah menteri keuangan merangsang industri melalui pemotongan PPN? Setidaknya itu harus dibuat kompetitif dengan tetangga kita, ”kata Abra di Jakarta, Selasa seperti dikutip oleh kompas.com.

Pemerintah juga dapat menghilangkan biaya yang harus dibayar oleh Pertamina untuk menjual avtur di bandara karena bandara di negara lain tidak memungut biaya tersebut, tambahnya.

“Para pemangku kepentingan perlu mendiskusikan masalah ini untuk menemukan solusi terbaik,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyalahkan Pertamina atas tingginya harga avtur ketika dia menerima keluhan dari para pemain pariwisata tentang rendahnya tingkat hunian hotel di banyak daerah di negara ini. Tingginya harga avtur merupakan suatu peristiwa yang tidak biasa pada pemerintahan saat ini itu dikarenakan banyaknya peminat wisata yang berkunjung ke negara tetangga karena di ikuti oleh hari libur nasional yang berdampak pada lonjakan penumpang khususnya pada transportasi angkutan udara seperti pesawat terbang yang swasta maupun nasional sehingga mengakibatkan harga tiket pesawat yang melonjak lebih tinggi dari biasanya.

Presiden memberikan dua opsi kepada perusahaan – memungkinkan pemain lain untuk menjual avtur di Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau secara sukarela menurunkan harga avtur.

Pada tuduhan bahwa Pertamina memonopoli bisnis avtur, Abra mengatakan itu tidak sepenuhnya benar karena peraturan tidak melarang orang lain menjual avtur, tetapi mengharuskan bisnis untuk menjual avtur di setidaknya tiga bandara.

Abra menambahkan, bagaimanapun, menurunkan harga avtur akan mempengaruhi kinerja keuangan Pertamina.

“Itu tidak baik. Ini akan semakin membebani Pertamina di tengah tekanan yang dihadapi perusahaan, ”katanya, merujuk pada persyaratan bagi perusahaan untuk mengimplementasikan sejumlah program pemerintah seperti kebijakan harga bahan bakar tunggal. (bbn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *