Pemerintah telah melonggarkan persyaratan pengembalian pajak untuk turis asing

Pemerintah telah melonggarkan persyaratan bagi wisatawan internasional untuk mengklaim pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) untuk barang-barang yang dibeli di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan pariwisata dan mendorong usaha kecil dan menengah untuk bergabung dengan program pengembalian pajak.

Berita Nasional.co – Pemerintah telah melonggarkan persyaratan pengembalian pajak untuk turis asing. Sebuah peraturan menteri keuangan yang dikeluarkan pada 23 Agustus memungkinkan wisatawan untuk meminta pengembalian pajak PPN menggunakan beberapa penerimaan pembelian dengan jumlah PPN kumulatif minimum Rp 500.000 (US $ 35). Setiap tanda terima harus menyatakan nilai PPN minimal Rp 50.000 atau nilai transaksi Rp 500.000.

Sebelumnya, tanda terima harus menyatakan nilai PPN minimal Rp 500.000 agar memenuhi syarat untuk pengembalian uang.

“Dengan penerapan peraturan ini, wisatawan internasional dapat mengumpulkan tanda terima pembelian mereka dengan nilai minimum masing-masing Rp 500.000 dari beberapa hari dan berbagai toko, dan setelah jumlah transaksi mencapai Rp 5 juta, mereka dapat meminta pengembalian PPN , ”Sebuah pernyataan pers yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak pada hari Kamis berbunyi.

Untuk mengklaim pengembalian pajak, wisatawan Bandar Judi Togel Dingdong Online harus menunjukkan paspor, boarding pass, dan tanda terima yang dikeluarkan oleh pedagang yang berpartisipasi dalam skema tersebut ke poin pengembalian pajak di lima bandara internasional di negara tersebut. Bandara tersebut adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten; Bandara Internasional Kualanamu di Medan, Sumatera Utara; Bandara Internasional Adisucipto di Yogyakarta; Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Jawa Timur dan Bandara Internasional Ngurah Rai di Kuta, Bali.

“Belum ada rencana untuk menambahkan lebih banyak layanan pengembalian PPN di bandara lain. Kami melihat bahwa kelima bandara tersebut telah memiliki banyak penerbangan internasional langsung, ”kata juru bicara kantor pajak Hestu Yoga Saksama kepada The Jakarta Post melalui pesan teks pada hari Kamis.

Pada Agustus, 55 pembayar pajak perusahaan (PKP), yang memiliki 501 toko ritel, berpartisipasi dalam skema pengembalian dana, ungkap data kantor pajak.

Masuknya wisatawan yang berkunjung ke Indonesia telah mempengaruhi jumlah pengembalian PPN. Kantor pajak mengembalikan PPN sebesar Rp 11,2 miliar kepada wisatawan tahun lalu, di mana – menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) – Indonesia menerima 15,8 juta wisatawan internasional.

Angka tersebut merupakan peningkatan dari pengembalian pajak PPN sebesar Rp 6,4 miliar yang tercatat pada tahun 2017 ketika negara tersebut menyambut 14,03 juta wisatawan.

Pada Juli 2019, jumlah pengembalian pajak PPN telah mencapai Rp 6,2 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *