Dengan pariwisata datanglah sanitasi yang lebih baik: Asosiasi

Meningkatkan potensi pariwisata suatu daerah dapat mengarah pada sanitasi yang lebih baik bagi penduduk, kata sebuah kelompok advokasi saat diskusi di Malang, Jawa Timur, pada 8 Agustus.

Berita Nasional.co – Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari acara yang diselenggarakan oleh Aliansi Kabupaten dan Kota dengan Kesadaran Sanitasi (AKKOPSI) dan Pembelajaran Horizontal Advokasi (AHL) yang dihadiri oleh 492 pemimpin daerah dari seluruh negeri.

Itu diadakan di desa wisata Pujon Kidul, sebuah “tujuan selfie” yang dinyatakan sendiri untuk para wisatawan yang didukung oleh toilet bersih.

Kepala desa Udi Hartoko mengatakan pada bulan Mei seperti dikutip oleh situs web Departemen Keuangan bahwa Pujon Kidul memperoleh pendapatan Rp 1,3 miliar (US $ 91.400) per tahun, naik dari Rp 30 juta menjadi 40 juta sebelum desa diubah menjadi tujuan wisata.

Menurut kepala AKKOPSI, Syarif Fasha, banyak pemimpin daerah Bandar Judi Togel Dingdong Online tidak berminat untuk meningkatkan standar sanitasi di daerah mereka.

“Pendanaan untuk [perbaikan sanitasi] biasanya sangat minim, hanya 5 persen dari anggaran daerah setiap tahun. Sementara itu, memasang fasilitas sanitasi yang layak membutuhkan setidaknya Rp 3 juta per rumah, ”kata Syarif, yang juga walikota Jambi.

“Karena itu, kami bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan pariwisata dan sanitasi,” katanya.

Dia menambahkan bahwa mengoptimalkan potensi pariwisata suatu daerah dapat bermanfaat bagi penduduk secara finansial sementara juga mendorong pemerintah daerah untuk membangun sistem sanitasi standar untuk melayani wisatawan.

Reza Fahlevi, wakil asisten untuk Pengembangan Pariwisata II di Kementerian Pariwisata, mengatakan bahwa salah satu persyaratan paling penting untuk mengembangkan tujuan wisata adalah sistem sanitasi yang higienis.

Indonesia berada di peringkat 134 dalam Indeks Daya Saing Perjalanan dan Pariwisata (TTCI).

“Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah untuk meningkatkan bimbingan, pengawasan dan penegakan hukum dalam pengembangan tujuan wisata,” katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah daerah harus bekerja untuk meningkatkan masing-masing analisis dampak lingkungan (AMDAL), layanan sanitasi dan sistem irigasi yang sehat.

“Kami bekerja sama untuk meningkatkan potensi pariwisata kami,” katanya. (gis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *