20 pembuat mobil untuk ambil bagian dalam pameran GIIAS 2019

Pameran tahunan mobil disertakan oleh 20 pembuat mobil. Asosiasi Produsen Otomotif Indonesia (Gaikindo) akan memamerkan teknologi otomotif terbaru dari produsen mobil lokal dan asing selama pameran tahunan nya pada bulan Juli.

Berita Nasional.co – Presiden Joko “Jokowi” Widodo dijadwalkan secara resmi membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27, yang akan diadakan di Pameran Konvensi Indonesia (ICE) di kota Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten.

Dengan tema Future in Motion, expo akan berlangsung pada 18-28 Juli, didukung oleh Astra Financial sebagai sponsor platinum, Blibli.com sebagai e-commerce eksklusifnya layanan tiket online dan Go-Jek sebagai on-demand peron.

“Presiden Jokowi diharapkan membuka pameran ini, karena kita tahu GIIAS adalah jendela untuk informasi terbaru tentang industri otomotif di Indonesia dan di dunia,” kata ketua Gaikindo Yohannes Nangoi dalam jumpa pers pada hari Selasa.

Dia mengatakan bahwa GIIAS tahun ini Bandar judi togel dingdong online akan lebih istimewa karena akan menyoroti independensi industri otomotif Indonesia dan mobil-mobil terbarunya, yang beberapa di antaranya telah diekspor.

Setidaknya 20 pembuat mobil lokal dan asing, termasuk Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mercedes Benz, MINI, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, VW dan Wuling, akan ambil bagian dalam pameran tahunan.

Menurut data Gaikindo, mobil buatan Indonesia diekspor ke lebih dari 80 negara.

“Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia mengekspor kendaraan ke lebih dari 80 negara di dunia. Gaikindo ingin menunjukkan dalam GIIAS 2019 bahwa industri otomotif Indonesia telah membawa kebanggaan bagi negara, ”kata Yohannes kepada The Jakarta Post.

Ekspor kendaraan yang sepenuhnya dibangun (CBU) dari Indonesia tumbuh 18 persen menjadi 115.510 unit selama periode Januari-Mei dari 97.761 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Yohanes memperkirakan ekspor mobil tahun ini mencapai 300.000 unit. Gaikindo menargetkan ekspor mobil negara itu mencapai 1 juta unit pada tahun 2025.

Sebaliknya, penjualan mobil domestik berada dalam tren menurun. Menurut data Gaikindo, partai besar kendaraan turun 14,7 persen menjadi 422.038 unit pada Januari-Mei dari 494.809 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Asosiasi telah menetapkan target penjualan 1,1 juta unit tahun ini, tidak berubah dari target 2018 dan bahkan lebih rendah dari realisasi penjualan tahun lalu sebesar 1,15 juta unit.

Investasi di sektor otomotif terus tumbuh tahun ini. Minggu lalu, sebuah pabrikan dari Korea Selatan Hyundai Motor Company mengumumkan akan segera membangun pabrik di Indonesia dengan kapasitas produksi 70.000 hingga 250.000 unit per tahun.

Toyota Motor Corp juga mengumumkan rencana untuk berinvestasi US $ 2 miliar untuk membuat mobil listrik di Indonesia dalam empat tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *