MTQN Dapat Memperkuat Persatuan Kesatuan Nasional Indonesia

MTQN Dapat Memperkuat Persatuan Kesatuan Nasional Indonesia karena Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional di Sumatera Utara diikuti oleh 1.555 peserta dari 34 provinsi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan keyakinannya bahwa Lomba Baca Qur’an Nasional (MTQN) ke 27 akan berfungsi untuk memperkuat persatuan bangsa.

Berita Nasional – Dia menjelaskan tujuan MTQN adalah untuk menumbuhkan kecintaan pada Al Qur’an di kalangan umat Islam dan kemudian mempraktikkannya dengan baik untuk kepentingan bangsa.
Jokowi menyatakan harapan bahwa Musabaqoh Tilawatil Quran akan berfungsi untuk memperkuat ajaran Islam yang harus diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, presiden percaya tidak ada lagi fitnah, tipuan, dan berita cemooh akan menyebar semata-mata karena kepentingan politik dan ego.

“Muslim harus menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan dan menjunjung tinggi kerukunan di antara orang-orang Indonesia. Ini adalah kekuatan dan energi Indonesia,” kata Jokowi pada pembukaan kompetisi membaca Al Qur’an di Gedung Astaka di sini pada hari Minggu.

Jokowi, yang mengenakan pakaian tradisional Melayu merah, mengalahkan Begud dan Gondang IX untuk menandai pembukaan MTQN ke-27. Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi merasa puas bahwa provinsi itu senang menjadi tuan rumah MTQN.

Untuk Sumatera Utara, gubernur mencatat bahwa pelaksanaan acara menawarkan momentum dan motivasi yang di perlukan untuk melakukan kerja keras dan berusaha untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara yang bermartabat.
Dia mengatakan bahwa tidak hanya umat Islam tetapi juga komunitas agama lainnya yang senang atas pelaksanaan MTQN. Dia menyatakan bahwa acara tersebut di Sumatera Utara diikuti oleh 1.555 peserta dari 34 provinsi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa pembukaan MTQN di Sumatera Utara tertunda satu hari karena antusiasme Presiden Jokowi untuk dapat membuka acara tersebut.

Menteri percaya bahwa karena manfaat yang di tawarkan oleh acara ini sangat luas, pelaksanaannya harus berhasil, dengan hasil positif.

“Pendaftaran dengan ‘sidik jari’ hingga proses penjurian melalui aplikasi digital adalah salah satu upaya yang di lakukan oleh pemerintah untuk keberhasilan pelaksanaan acara tsb,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *