Makanan Dan Postkan Di Sosial Media Dengan @darihalte_kehalte

Makanan Dan Postkan Di Sosial Media Dengan @darihalte_kehalte, Setiap pengguna angkutan umum di Jakarta tahu bahwa itu seperti menggali permata tersembunyi setiap kali mereka menemukan tempat makanan yang bagus di dekat perhentian transportasi mereka.

Berita Nasional.co – Semangkuk bakso panas sebelum naik kereta atau bus berikutnya untuk pulang ke rumah setelah seharian bekerja sering kali merupakan suguhan bagi para penumpang yang lelah. Di masa lalu, informasi tentang makanan layak tersedia di dekat stasiun atau halte mungkin menyebar secara lisan di antara rekan kerja atau sesama penumpang. Tetapi di era digital di mana kehadiran media sosial adalah segalanya, membagikan permata ini sekarang semudah memposting di Instagram.

Meskipun ada aplikasi ponsel pintar untuk pemburu makanan yang memberikan informasi tempat makan, akun Instagram @darihalte_kehalte menonjol dengan memberikan informasi tentang pilihan kuliner yang terletak di dekat halte transportasi umum seperti halte bus Transjakarta dan MRT, LRT, dan stasiun kereta komuter.

Akun tersebut, yang memiliki pos pertama pada awal Maret, sejauh ini telah meraup lebih dari 7.000 pengikut, sebagian besar memposting foto makanan lengkap dengan informasi lokasi pada aplikasi berbagi foto yang populer.

Salah satu pos termasuk Nasi Uduk Abah Chentet, seorang pengunjung sederhana yang menyajikan nasi uduk ala Betawi (santan dan nasi putih dengan lauk) yang berlokasi di Bendungan Hilir di Jakarta Pusat. “Bagi yang berkantor di Jl. Daerah Sudirman, Anda harus mencoba Nasi Uduk Abah Chentet. Berjarak sekitar 400 meter dari Halte Bus Transjakarta Bendungan Hilir, ”tulisannya berbunyi.

Freelancer Juan Adrian, 34, baru-baru ini mencoba Bandar Judi Togel Dingdong Online hidangan khusus gudeg Yogyakarta (rebusan nangka) dari restoran Gudeg Bu Tinah dekat stasiun komuter Gondangdia di Jakarta Pusat setelah melihat kisah-kisah Instagram yang dibagikan di akun tersebut.

Setelah mengikuti akun untuk sementara waktu sebagai referensi alternatif untuk mencari tempat nongkrong dan makan, Juan tidak lagi hanya pengikut pasif setelah mengirim beberapa rekomendasi ke @darihalte_kehalte sendiri. Pengikut dapat mengambil makanan mereka dan memasukkan informasi tentang lokasi ke cerita Instagram mereka dengan menandai @darihalte_kehalte, yang kemudian akan memposting ulang di cerita-ceritanya.

Juan, yang sering menjadi penunggang Transjakarta, memuji akun itu, menyebutnya informatif, karena tidak hanya berbagi informasi tentang makanan dan tempat-tempat yang bagus tetapi juga mengaitkannya dengan halte transit untuk memfasilitasi penumpang. “Ini juga mendorong kami untuk menggunakan transportasi umum. Jadi, ada dua tujuan yang dicapai, makan makanan enak dan menggunakan transportasi umum, ”katanya kepada The Jakarta Post, Kamis.

Pegawai negeri sipil Fransisca Sinambela, 28, juga menganggap akun itu bermanfaat. Bolak-balik setiap hari kerja dari kota satelit Depok, Jawa Barat, Fransisca mengatakan dia secara teratur naik kereta komuter yang diikuti oleh bus Transjakarta ke kantornya di Jakarta Selatan. “Ini memberi tahu kami bahwa ada banyak pilihan di dekat stasiun atau halte,” kata Fransisca.

Dia baru-baru ini mencoba kedai kopi Tuang di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang terletak di dekat area perbelanjaan Blok M dan stasiun MRT.

Akun ini dijalankan oleh ahli strategi media sosial lepas 39 tahun Prabowo yang memiliki inspirasi untuk membuat @darihalte_kehalte setelah berbagi makanan di akun Instagram pribadinya pada suatu hari di bulan Desember. Pada saat itu, ia pergi ke sebuah acara dengan naik bus Transjakarta. Dalam perjalanan kembali, sebelum naik bus lagi, dia mengunjungi restoran terdekat yang menyajikan bakmi (sup mie), mengambil foto dan mempostingnya di Instagram-nya. Salah satu pengikutnya berkomentar dan bertanya tentang lokasi tempat mie.

“Aku lupa di mana itu. Teman saya kemudian menyarankan agar saya membuat akun untuk memposting tempat makan yang telah saya kunjungi sehingga orang lain juga dapat mengunjungi mereka, ”kata Prabowo kepada Post.

Dia juga terinspirasi oleh salinan majalah Travel Leisure SEA yang dia bawa ketika mengunjungi Bangkok pada 2007. Salah satu artikel di majalah itu memamerkan hotspot di dekat stasiun Metro Bangkok.

Namun, ketika ia mengakui bahwa pecinta makanan dengan akun Instagram tersebar luas di kota, ia tahu bahwa ia perlu membuat akunnya menonjol di antara orang banyak.

“Karena itu, saya mulai memposting tentang tempat makan di dekat halte bus Transjakarta,” kata Prabowo.

Akun @darihalte_kehalte akhirnya lahir pada 2 Maret. Karena waktu itu juga mendekati pembukaan MRT, Prabowo memutuskan untuk menambahkan restoran, kafe, dan tempat makanan jalanan di dekat MRT dan stasiun komuter, serta yang dekat dengan halte bus.

Prabowo mengklaim bahwa ia menjaga akun tetap independen dengan berfokus pada usaha kecil yang dimiliki dan dimiliki secara independen.

“Kami fokus pada warung kecil dan mandiri dan kami juga menahan diri untuk tidak memposting tempat-tempat yang ada di dalam mal,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *