Maaruf Amin Berharap Bertemu Pendukung Ahokers Indonesia

Maaruf Amin Berharap Bertemu Pendukung Ahokers Indonesia sebab Maaruf adalah salah satu saksi melawan Ahok dalam persidangan kasus penodaan agama.
Wakil calon presiden KH Maaruf Amin mengatakan ia ingin bertemu mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pendukung. Ahok adalah wakil gubernur Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika ia menjabat sebagai gubernur Jakarta pada 2012 hingga 2014.


Berita Nasional – Dia mengata kan pertemuan itu di harapkan akan di adakan pada acara khusus. “Jika di be rbagai forum, itu biasa. Kami membutuh kan pertemuan khusus, ”kata Kiai Ma’ruf pada hari Senin (24 September).

Kiai Ma’ruf menyampai kan keinginan nya setelah menyambut inisiator Relawan Ahok Nusantara, Nusron Wahid pada Senin pagi. Dari pertemuan dengan Nusron, dia memperhati kan bahwa beberapa pendukung Ahok merasa tidak nyaman ketika mereka melihat kembali ke masa lalu Kiai Ma’ruf ketika dia bersaksi melawan Ahok dalam kasus penodaan agama.

Dalam kesaksian nya, Kiai Ma’ruf menilai Ahok melakukan penodaan agama. Dia di jatuhi hukuman karena pernyataan menghujat nya tentang al Maidah ayat 51 Quran.

“Ada dugaan yang melihat masa lalu saya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pendukung Ahok merasa tidak nyaman dengan itu. Bagi saya tidak ada yang salah dan saya harus berinteraksi dengan semua pihak demi persatuan negara. Saya ingin bertemu mereka semua, ”kata Kiai Ma’ruf yang merupakan teman dekat Jokowi dalam pemilihan presiden 2019.

Menurut para hakim, ada beberapa poin yang memberat kan terdakwa. Pertama, Ahok tidak merasa bersalah atas pernyataan nya sebagai penghinaan terhadap agama. Kedua, pernyataan Ahok merusak harmoni agama.

Pada tanggal 9 Mei 2017, para hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ahok dua tahun penjara karena penodaan agama. Menurut para hakim, ada beberapa poin yang memberat kan terdakwa. Pertama, Ahok tidak merasa bersalah atas pernyataan nya sebagai penghinaan terhadap agama. Kedua, pernyataan Ahok merusak harmoni agama. Terakhir marilah kita memandang kedepan untuk kebaikan dan persatuan bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *