Limbah Beracun Dikirim Indonesia Kembali Ke AS Eropa Australia

Limbah Beracun Dikirim Indonesia Kembali Ke AS Eropa Australia, Kantor Pabean Batam mengirim 49 kontainer yang terbukti mengandung limbah beracun dan sampah ke negara asal mereka, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara Eropa, setelah menerima surat rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada hari Senin.

Berita Nasional.co – Kementerian mengatakan sebelumnya bahwa mereka telah mengembalikan lima kontainer sampah ke AS setelah mengetahui bahwa mereka memegang popok, potongan-potongan plastik, kayu, kain dan sepatu dalam “jumlah yang signifikan” ketika mereka seharusnya hanya memegang sisa kertas bersih. Kementerian kemudian mengumumkan bahwa mereka akan memeriksa lebih dari 65.

Kepala kantor pabean Batam, Susila Brata, mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Senin bahwa dari 65 kontainer, 49 terbukti telah melanggar aturan impor. Pemeriksaan laboratorium membuktikan bahwa 38 kontainer berisi limbah berbahaya dan beracun dan 11 lainnya menampung sampah, sementara 16 disetujui untuk dikirim ke importir, kata Susila.

Petugas memeriksa isi wadah dari luar negeri dan menemukan Bandar judi togel dingdong online  sampah plastik tanpa izin. Enam puluh lima kontainer disita di Pelabuhan Batu Ampar di Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut dalam operasi bersama yang dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai, Badan Lingkungan Hidup Batam dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 14 Juni. Kontainer tersebut seharusnya hanya berisi plastik bersih. memo, tetapi semua jenis plastik ditemukan di dalamnya.

“Kami telah menerima surat rekomendasi dari [Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan] terkait dengan kontainer. Langkah kami selanjutnya adalah mengirim surat pemberitahuan kepada importir untuk mengekspor kembali [kontainer] kembali ke negara-negara dari mana kontainer berangkat, karena terbukti melanggar aturan, ”kata Susila.

Dia menambahkan bahwa importir diberikan 90 hari setelah kedatangan peti kemas di Batam untuk mengembalikannya.

“Semakin cepat mereka mengekspor kembali [kontainer], semakin baik dan lebih efisien bagi mereka,” kata Susila.

Sebelumnya, pejabat dari Kantor Pabean Batam, Badan Lingkungan Hidup Batam dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, didampingi Walikota Batam Muhammad Rudi, membongkar lusinan kontainer yang telah tiba di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, pada hari Jumat. Kontainer berasal dari AS dan beberapa negara Eropa, dibawa ke negara itu oleh empat importir, dan terdaftar hanya berisi sisa plastik. Potongan-potongan plastik dilaporkan telah dimaksudkan untuk didaur ulang menjadi produk plastik baru di Indonesia dan produk jadi kemudian diekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *