KPK Menahan Billy Sindoro Eksekutif Lippo Group Indonesia

KPK Menahan Billy Sindoro Eksekutif Lippo Group Indonesia ditahan selama 20 hari ke depan di Pusat Penahanan Polisi Jakarta.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan Billy Sindoro, seorang eksekutif konglomerat Lippo Group yang terdiversifikasi. Dia disebut sebagai tersangka dalam kasus suap tentang penerbitan izin properti untuk kota modern Meikarta, proyek utama grup tersebut.

“BS (Billy Sindoro) akan ditahan selama 20 hari di Pusat Penahanan Polisi Jakarta,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah pada hari Selasa (16 Oktober).

Berita Nasional.co – Setelah diperiksa, Billy menolak memberikan komentar ketika dikonfirmasi oleh media. Billy diamankan oleh KPK menahan billy di kediamannya pada Senin (15 Oktober) malam dan kemudian diselidiki di gedung KPK.

KPK juga telah menunjuk Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR), Jamaludin, Kepala Dinas Investasi dan Jasa Perizinan Terpadu, Dewi Tisnawati, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat Maju Banjar Nahor, dan Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Kartanegara Kabupaten PUPR Neneng. Rahmi sebagai tersangka. Mereka telah ditangkap karena keterlibatan mereka sebagai penerima suap dari proses perizinan Meikarta.

Sebuah tim penyidik ​​KPK menahan Billy , yang menjabat sebagai presiden direktur televisi kabel perusahaan First Media, anak perusahaan Grup Lippo, di lobi hotel di Jakarta selama operasi pada September 2008 dan menyita Rp500 juta yang diberikan oleh pengusaha tersebut. ke Iqbal. Pengadilan korupsi akhirnya menemukan pengusaha itu bersalah dalam kasus itu dan memvonisnya tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

“Hadiah dalam kasus ini diduga bagian dari komitmen biaya tahap proyek pertama dan bukan yang pertama dari komitmen total Rp13 miliar,” kata wakil ketua KPK Laode M Syarif.

Kasus Meikarta adalah kasus korupsi kedua yang dituduhkan Billy, karena dia dihukum atas kasus suap dalam monopoli penyiaran tahun 2009. Pada saat itu, KPK mencurigainya menyuap anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Iqbal, untuk mempengaruhi putusan sebuah kasus yang berkaitan dengan hak siar program olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *