Konsultan Properti Memproyeksikan Tren Tingkat Hunian

Konsultan Properti Memproyeksikan Tren Tingkat Hunian, Seorang konsultan properti telah memproyeksikan tren penurunan dalam keseluruhan tingkat hunian ruang ritel Jakarta di tahun-tahun mendatang dan, dengan demikian, menyarankan bahwa tuan tanah dan pengecer meningkatkan aksesibilitas dan menargetkan milenium dengan mengembangkan ruang rekreasi.

Berita Nasional.co – Colliers International mengatakan dalam laporan terbarunya bahwa tingkat hunian ruang ritel di kota itu stagnan pada 83,6 persen sepanjang 2018 dan diperkirakan turun menjadi antara 82 persen dan 82,5 persen pada 2019.

Direktur senior Colliers Ferry Salanto mengatakan baru-baru ini bahwa Bandar Agen Judi Togel Online konsultan penurunan yang diharapkan dari tingkat hunian adalah karena proyeksi peningkatan ruang ritel sekitar 430.000 meter persegi dalam tiga tahun ke depan.

“Pasokan tambahan akan meningkat, yang pasti akan menurunkan tingkat konsultan hunian,” katanya di Jakarta, menambahkan bahwa tiga pusat perbelanjaan baru akan dibangun pada tahun 2019 saja.

Permintaan untuk ruang baru di mal sebagian besar berasal dari bisnis makanan dan minuman dan peralatan rumah tangga, katanya.

Dia mengakui bahwa permintaan mungkin dipengaruhi oleh tren saat ini, karena milenium cenderung lebih suka menggunakan tempat-tempat rekreasi di mal daripada pengecer tradisional.

Dia mengatakan, selama tuan tanah dan pengecer bersedia menyesuaikan dengan tren, pertumbuhan tingkat hunian tidak akan terpengaruh oleh belanja online.

“Mal dengan perubahan inovatif dan dinamis akan selalu menarik lebih banyak pengunjung,” katanya.

Beberapa ruang ritel di Jakarta dilaporkan dikosongkan setelah penutupan toko-toko yang dimiliki oleh merek karena persaingan yang agresif dengan pasar online dan dampak yang tersisa dari melambatnya permintaan konsumen.

Baru-baru ini, pengecer terdaftar Supermarket Hero menutup 26 toko dan memberhentikan 532 karyawan sebagai bagian dari langkah efisiensi.

PT Central Retail Indonesia, operator lokal raksasa ritel Thailand Central Department Store, mengumumkan penutupan tokonya di Neo Soho Mall di Jakarta Barat, yang menurut perusahaan berkinerja buruk.

Untuk berkembang, Ferry menyarankan agar proyek-proyek pembangunan mal mempertimbangkan infrastruktur dan aksesibilitas transportasi di samping melayani kaum milenial.

Sesilia Pongoh, pendiri alat analisis Locator Logic, mengatakan menempatkan ruang ritel di tempat-tempat yang dapat diakses akan mendukung keberhasilan bisnis ritel dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan tingkat hunian ruang ritel.

Dengan menggabungkan teknologi dan informasi lokasi, Locator Logic menyajikan data tentang karakteristik lokasi ruang ritel kepada penyewa potensial.

“Kami dapat mengirimkan data terkait populasi, sosial ekonomi, infrastruktur, dan transportasi di sekitar ruang ritel bagi mereka yang ingin melakukan bisnis di lokasi tertentu,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa Locator Logic akan membantu penyewa dalam melakukan penelitian tentang lokasi potensial untuk bisnis mereka, lingkungan di lokasi tersebut dan pesaing.

Alat analisis juga dapat membantu penyewa untuk memutuskan di mana membuka bisnis mereka dan strategi bisnis apa yang harus dipilih.

Sementara itu, Ferry memproyeksikan bahwa sektor ruang ritel masih dalam fase konsolidasi pada tahun 2019.

Dia mengatakan dia berharap bahwa pada tahun 2020, pasar ruang ritel akan pulih menyusul kemungkinan perbaikan ekonomi negara itu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada hari Rabu bahwa pengeluaran rumah tangga, yang menyumbang lebih dari setengah dari PDB, tumbuh 5,08 persen pada kuartal keempat tahun 2018, lebih tinggi dari pertumbuhan 4,98 persen yang dicatat selama periode yang sama tahun 2017, sebagian besar berkat peningkatan ritel penjualan dan penjualan grosir mobil dan motor. (aak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *