Kepolisian Jakarta Melarang Layanan Berbagi Sepeda Elektronik

Kepolisian Jakarta Melarang Layanan Berbagi Sepeda elektronik Jalanan Jakarta, Kepolisian Jakarta menindak aplikasi berbagi sepeda listrik Migo, dengan larangan sepeda listrik kuning khas yang mulai mendapatkan popularitas di jalan-jalan ibukota.

Berita Nasional.co – Kepala unit penegakan hukum Kepolisian Jakarta Lalu Lintas Jakarta Komisaris. Herman Ruswandi mengatakan larangan itu perlu karena e-sepeda belum menjalani tes untuk memungkinkan mereka untuk digunakan di kota.

“Kami masih membahas hal ini dengan Dinas Perhubungan [Jakarta] untuk mencari tahu apakah sepeda listrik ini telah lulus tes [untuk beroperasi di jalanan],” kata Herman, Rabu, lapor kompas.com.

Menurut Pasal 49 UU No. 22/2009 tentang lalu lintas dan transportasi, setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalanan harus lulus tes tipe kendaraan dan tes berkala lebih lanjut.

Herman menambahkan, sepeda listrik tidak memiliki plat nomor.

Secara terpisah, manajer operasional Migo Jakarta Sukamdani mengatakan perusahaan sedang menindaklanjuti rencana Polda Metro Jaya untuk menilang pengguna Migo.

“Migo saat ini sedang melamar tes jenis kendaraan kami dengan Kementerian Perhubungan,” kata Sukamdani pada hari Selasa, lapor.co.id.

Dia mengatakan dia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Jakarta dalam menegur pengguna Migo yang menggunakan jalan arteri yang dapat mengganggu lalu lintas. Pengguna Migo yang mengganggu lalu lintas memang sangat berbahaya pada saat ini apalagi banyaknya pengguna jalan yang masih tidak mengerti tentang hal itu sehingga dihimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati hati dalam berkendara maupun pejalan kaki.

“Sepanjang aturan mengizinkan sepeda di jalan, kami mengizinkan pengguna untuk melakukannya. Di mana ada aturan yang melarangnya, kami telah memberi tahu pengguna kami dalam persyaratan layanan kami di aplikasi bahwa pengguna harus mengikuti aturan, ”katanya.

Sebelumnya, pengguna Migo terlihat di daerah ramai seperti acara Car Free Day di Jl. Sudirman dan Jl. MH Thamrin di Jakarta Pusat, serta daerah perumahan di Kalibata dan Pancoran, Jakarta Selatan dan Pinang Ranti dan Makasar, Jakarta Timur.

Layanan ini menetapkan bahwa sepeda listrik hanya dapat disewa dan dikendarai oleh pengguna di atas 17 tahun dan memiliki SIM, tetapi anak-anak masih terlihat menggunakan aplikasi berbagi sepeda. (ami)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *