Kabupaten Sukamakmur, permata tersembunyi Bogor

Kabupaten Bogor di Jawa Barat telah lama menjadi tempat tujuan untuk liburan akhir pekan di kalangan kaum urban. Ini memang rumah bagi tujuan populer seperti kawasan resor Puncak dan Taman Safari Indonesia. Namun, destinasi terkenal ini telah menaungi permata wisata tersembunyi yang dimiliki kabupaten ini.

Berita nasional.co – Sementara mereka yang pernah tinggal di Jawa Barat dan Jakarta mungkin akrab dengan liburan singkat ke perkebunan teh di Bogor, kembali ke olahraga ini tidak pernah merupakan ide yang buruk. Perkebunan teh Gunung Mas, yang dijalankan oleh PTPN VIII menawarkan pemandangan taman teh hijau yang menenangkan serta pencicipan teh yang akan menyenangkan para pecinta teh. Baru-baru ini, perkebunan teh Gunung Mas juga telah menambahkan desa batik yang menampilkan pembuatan batik hidup dan toko di mana pengunjung dapat membeli pakaian batik dengan motif seperti daun teh, pohon karet dan daun kopi.

Bogor Timur, khususnya kabupaten Sukamakmur, adalah harta karun Bandar judi togel dingdong online tempat liburan terpencil yang menunggu untuk ditemukan. Daerah ini berfungsi sebagai alternatif berharga bagi mereka yang mencari tempat peristirahatan yang tenang, karena belum ada rute transportasi umum melalui kabupaten.

Dari air terjun ke vila-vila yang nyaman, mereka yang mengunjungi distrik ini pasti akan menemukan lokal yang mengesankan.

Wisatawan yang ingin berfoto selfie dapat berkunjung ke Curug Cipamingkis (Air Terjun Cipamingkis), karena daerah ini menawarkan sejumlah fasilitas yang dirancang khusus untuk kenangan gambar sempurna seperti Love Bridge dan rumah pohon. Mereka yang ingin bermalam sepenuhnya menikmati udara segar dapat check in ke hotel – seluruhnya terbuat dari bambu – terletak di daerah tersebut.

Penghuni kota yang habis juga dapat memilih untuk beristirahat di Villa Khayangan, tidak jauh dari Curug Cipamingkis, karena penginapan yang dikelola keluarga dikelilingi oleh pemandangan hijau, seperti perkebunan padi tradisional. Pemilik Villa Khayangan, Arifin, mengatakan bahwa vila itu awalnya dimaksudkan sebagai tempat liburan pribadi untuk keluarganya, tetapi akhirnya ia membuatnya terbuka untuk umum karena pemandangan dari vila itu “terlalu pelukis untuk tidak dibagikan”.

Harga di villa mulai dari Rp 385.000 (US $ 27,21) hingga Rp 2 juta, tergantung pada jenis kamar dan fasilitas yang ingin dipesan oleh wisatawan.

Bupati Sukamakmur Zaenal Azhari mengatakan dia berharap para wisatawan yang secara teratur mengunjungi destinasi yang lebih populer di Bogor, seperti Puncak, juga menyediakan waktu untuk mampir ke kabupaten.

Dia kemudian mengatakan bahwa dia menyambut rencana pemerintah Bogor untuk membangun rute baru, dijuluki Puncak 2, karena akan memberikan para wisatawan dengan akses mudah ke kabupaten. (rfa / mut)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *