‘Tuntut saja PLN’, Jonan memberi tahu netizen yang marah setelah pemadaman besar-besaran

Presiden Joko “Jokowi” Widodo (tengah) didampingi oleh penjabat CEO PLN Sripeni Inten Cahyani (kiri) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jonan ignasius (kanan) selama pertemuan mereka di kantor pusat PLN di Jakarta pada hari Senin. Presiden meminta PLN untuk memberikan klarifikasi tentang pemadaman listrik di Jabodetabek pada hari Minggu.

Berita Nasional.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral jonan Ignasius sebagian besar telah mengelak ketika ditanya oleh wartawan tentang pemadaman listrik besar-besaran yang telah mempengaruhi jutaan orang di bagian barat Pulau Jawa.

Dia menjadi ibu ketika disergap oleh wartawan setelah pertemuan darurat dengan Presiden Joko “Jokowi” Widodo di perusahaan listrik negara kantor PLN pada hari Senin.

Tetapi menteri itu jauh dari terkekang di media sosial.

Jonan, yang baru-baru ini membuat akun Instagram resmi Bandar judi togel dingdong online dengan gagang @ ignasius.jonan, telah membalas komentar dari pelanggan PLN yang marah dengan pemadaman listrik besar-besaran.

Seorang pengguna @munirbiyzantium mengomentari pos Jonan sehari yang lalu, mengatakan “[…] listrik padam tanpa pemberitahuan dari PLN, di masa depan jika ada pemadaman di Jabodetabek, PLN harus memberikan informasi,” kata pengguna.

Jawabannya singkat: “Tuntut saja PLN”.

Dalam balasannya kepada pengguna Instagram lain @ lukman.saputra31, Jonan mengatakan: “Tanyakan saja kepada PLN dan Menteri Negara [BUMN] [Rini Sumarno], yang bertanggung jawab atas [perusahaan]. Kami adalah regulator yang mengawasi dan memonitor operator. ”

Pemadaman listrik pada hari Minggu kemungkinan besar merupakan pemadaman terburuk yang melanda Jabodetabek dan Jawa Barat sejak 1997, menyebabkan ibukota dan beberapa kota di wilayah tersebut mengalami kemacetan lalu lintas yang semakin parah dan gangguan pada bisnis dan komunikasi.

Listrik padam pada pukul 11:50 pagi pada hari Minggu selama sekitar delapan jam dan tetap tidak stabil dan tidak merata sampai saat penulisan.

Itu bukan pertama kalinya Jonan mengecam perusahaan milik negara. Tiga minggu lalu, ia mempertanyakan kemampuan raksasa energi negara Pertamina setelah insiden tumpahan minyak di Blok Offshore Northwest Java (ONWJ).

Dia menulis di akun Instagram-nya: “Pertamina telah sepenuhnya mengoperasikan blok itu sejak 2018 dan sekarang ada masalah, jadi apakah Pertamina mampu mengoperasikan platform lepas pantai?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *