Iran mengatakan menangkap tanker berbendera Inggris ‘bebas’ untuk pergi

Iran mengatakan menangkap tanker berbendera Inggris ‘bebas’ untuk pergi. Iran mengatakan pada hari Senin bahwa sebuah kapal tanker minyak berbendera Inggris “bebas” untuk pergi lebih dari dua bulan setelah ditangkap di Teluk.

Berita Nasional.co – “Proses hukum telah selesai dan berdasarkan pada persyaratan untuk membebaskan kapal tanker minyak telah terpenuhi dan kapal tanker minyak dapat bergerak,” kata juru bicara pemerintah Ali Rabiei dalam konferensi pers.

Gambar selebaran ini dirilis oleh Kantor Berita Tasnim pada 20 Juli 2019, menunjukkan kapal tanker berbendera Inggris Stena Impero berlabuh di Bandar Abbas di Iran selatan. Sebuah kapal tanker berbendera Inggris disita oleh Iran kini berlabuh di pelabuhan Bandar Abbas dengan semua krunya naik setelah bertabrakan dengan perahu nelayan, kata pihak berwenang pada 20 Juli. Stena Impero milik Swedia.

Dia tidak merinci kapan kapal milik Swedia itu diizinkan berlayar.

Korps Pengawal Revolusi Islam mengepung Bandar Judi Togel Dingdong Online Stena Impero dengan kapal-kapal serang sebelum terjun kembali ke dek kapal tanker di Selat Hormuz pada 19 Juli.

Kapal itu disita di pelabuhan Bandar Abbas Iran karena diduga gagal menanggapi panggilan darurat dan mematikan transpondernya setelah menabrak kapal nelayan.

Stena Bulk, perusahaan yang memiliki kapal tanker itu, mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya memperkirakan kapal akan segera dirilis, tetapi menyatakan kehati-hatian tentang situasi tersebut.

“Kami memahami bahwa keputusan politik telah diambil untuk membebaskan kapal,” kata kepala eksekutif Stena Bulk, Erik Hanell kepada stasiun televisi Swedia, SVT.

“Kami berharap itu akan dapat pergi dalam beberapa jam, tetapi kami tidak ingin menerima apa pun begitu saja. Kami ingin memastikan kapal berlayar keluar dari perairan teritorial Iran,” katanya.

Penyitaan kapal itu terjadi beberapa jam setelah pengadilan di wilayah luar negeri Inggris, Gibraltar, mengatakan pihaknya memperpanjang penahanan Grace 1, sebuah kapal tanker minyak Iran yang kemudian berganti nama menjadi Adrian Darya 1.

Pada saat itu, Teheran membantah penyitaan Stena Impero adalah langkah gay.

Pengadilan Gibraltar memerintahkan pembebasan kapal tanker Iran pada 15 Agustus kendati ada upaya hukum AS selama 11 jam untuk menahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *