Indonesia Menjadi Tuan Rumah ASEAN Ministerial Meeting ASEAN

Indonesia Menjadi Tuan Rumah ASEAN Ministerial Meeting ASEAN sekali lagi Indonesia menyelenggarakan Pertemuan Pejabat Senior Telekomunikasi dan Teknologi Informasi ke-19 (TELSOM) dan Pertemuan Menteri Telekomunikasi dan Teknologi Informasi ASEAN ke-18 (TELMIN) di Ubud, Bali.

Berita Nasional.co – Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Rudiantara, membuka pertemuan dengan menanam pohon,dengan menanam pohon maka kita turut serta dalam pelestarian lingkungan hidup,dan penghijauan,penanaman pohon juga mencegah terjadinya longsor pada daerah dataran tinggi,kalau bukan kita yang menjaga ,siapa lagi?

“Ini bukan hanya sekadar menanam kabel serat optik,” kata Rudiantara di Jakarta, Rabu.

TELSOM-TELMIN adalah pertemuan tingkat regional ASEAN yang dihadiri oleh para menteri telekomunikasi dari negara-negara anggota ASEAN, beberapa perwakilan dari negara-negara lain, dan International Telecommunication Union (ITU). Dengan Indonesia menjadi tuan rumah pada penyelenggara kali ini.

Pertemuan, yang berlangsung dari 3 hingga 6 Desember 2018, membahas tema masa depan ekosistem digital untuk ASEAN.

Para delegasi membahas dinamika teknologi digital di ASEAN dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Selain itu, mereka juga akan mencari masukan dari perusahaan teknologi global utama mengenai perkembangan teknologi dan implikasinya terhadap dunia, termasuk dampak terhadap ASEAN.

“Kami berharap untuk mendapatkan saran mereka untuk ASEAN untuk menanggapi dinamika teknologi,” kata Rudiantara.

Dia mencatat bahwa salah satu perubahan baru-baru ini adalah pembayaran non-tunai dalam kegiatan sehari-hari,pembayaran nontunai sangat membantu dalam membeli sesuatu.tidak di pungkiri pembayaran nontunai untuk saat ini sangat di butuhkan .

Di Indonesia, pembayaran non tunai menggunakan kartu digital atau dompet tersedia di mana-mana, termasuk untuk pembayaran transportasi umum, seperti kereta api dan bus, dan belanja.

“Kemudian, ketika melakukan transaksi lintas-nasional, kita harus memahami bagaimana, misalnya, menjaga data pribadi,” kata Rudiantara.

Dia menambahkan bahwa negara-negara di Eropa tidak mengizinkan warganya untuk melakukan transaksi e-commerce dengan orang-orang dari negara lain yang tidak memiliki undang-undang tentang perlindungan data pribadi.

Menurut menteri, pemerintah Indonesia akan membahas undang-undang tentang perlindungan data pribadi pada 2019.

“Diskusi tentang undang-undang ini termasuk dalam program legislatif nasional,” kata Rudiantara.

Tahun lalu, pertemuan TELSOM-TELMIN diadakan di Kamboja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *