Helikopter Militer Pangkalan Udara Hilang Di Papua

Pangkalan Angkatan Udara Silas Papare di Sentani, Jayapura, telah melaporkan bahwa helikopter Mi-17 milik Angkatan Darat Indonesia kehilangan kontak setelah berangkat dari bandara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Jumat sore.

Berita Nasional.co – Helikopter lepas landas dari Oksibil, tempat ia berhenti untuk mengisi bahan bakar, pada pukul 11:44 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di bandara Sentani, Jayapura, pada pukul 1:11 malam. Perwira menara Silas Papare melaporkan bahwa pada pukul 11:49 pagi, lima menit setelah lepas landas dari Oksibil, helikopter kehilangan kontak.

Ada 12 anggota di dalamnya, dengan tujuh anggota awak dan lima anggota satuan tugas Batalyon Infanteri 725 / Waroagi yang dipindahkan ke pos lain.

Juru bicara Komando Militer Cendrawasih Kolonel Muhammad Aidi mengatakan tim pencarian dan penyelamatan bersama yang terdiri dari personil militer dan anggota Badan Penelusuran dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) dikerahkan pada Jumat sore untuk mencari helikopter yang hilang.

“Pada jam 9:00 malam kami memutuskan untuk menghentikan Bandar Judi Togel Dingdong Online pencarian karena hujan sangat deras di daerah tersebut. Kami akan melanjutkan pencarian besok pagi,” kata Aida kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Aidi mengatakan helikopter itu dalam kondisi baik ketika berangkat dari Oksibil. Cuaca hari itu diperkirakan berkabut tetapi dengan jarak pandang yang jelas sekitar enam hingga tujuh kilometer.

Namun, kata Aidi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian menginformasikan bahwa cuaca di beberapa titik sepanjang rute penerbangan berubah drastis.

“Kami masih belum bisa mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, tetapi ketika datang ke pegunungan di Papua, kami sering melihat perubahan cuaca yang ekstrem dan drastis,” katanya.

Juru bicara Komando Militer Cendrawasih Kolonel Muhammad Aidi mengatakan tim pencarian dan penyelamatan bersama yang terdiri dari personil militer dan anggota Badan Penelusuran dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) dikerahkan pada Jumat sore untuk mencari helikopter yang hilang.

Helikopter Mi-17 memulai perjalanannya pada Jumat pagi, membawa makanan dan pasokan dari Sentani ke pos keamanan perbatasan di distrik Okibab di Pegunungan Bintang.

Aidi mengatakan, perjalanan itu terjadi setiap bulan karena pos itu hanya bisa dicapai melalui udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *