Gubernur Anies Mengkampanyekan Pasangan Nomor Urut Dua

Gubernur Anies Mengkampanyekan Pasangan Nomor Urut Dua sehingga harus berurusan dengan Badan Pengawas Pemilu atau lebih dikenal dengan Bawaslu. Sehinga harus siap untuk dipanggil dan dimintai keterangan oleh Badan Pengawas Pemilu tersebut.

DMbet99 – Anies Baswedan menunjukkan ibu jari dan jari telunjuk selama acara Gerindra Desember lalu. Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan bertemu dengan panggilan Bawaslu Kabupaten Bogor pada hari Senin. Dia membantah pose dua jarinya di Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Kabupaten Bogor pada 17 Desember adalah bentuk kampanye.

Selama acara Gerindra, Anies terlihat menunjukkan jari telunjuk dan jempolnya saat menyampaikan pidatonya. Dia menjelaskan, pose dua jari itu tidak dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan kepada calon presiden nomor 02 karena itu bukan pose dua jari yang biasa untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Calon presiden nomor 02 selalu menggunakan jari telunjuk dan jari tengah,” kata Anies di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (7 Januari).

Gubernur Anies mengatakan Bawaslu memberinya 27 pertanyaan. Dia menjelaskan bahwa poin yang disoroti oleh Bawaslu Kabupaten Bogor terkait dengan pose ibu jari dan jari telunjuk serta pidatonya.

“Saya menjelaskan kepada mereka apa yang saya katakan dalam pidato, saya tidak menambah atau mengurangi kalimat. Kemudian saya meminta mereka untuk menonton video versi lengkap,” katanya.

Dia juga menekankan, sebagai Gubernur, dia bisa pergi ke kegiatan hukum apa pun di Indonesia. Menurutnya, adalah hal biasa bagi seorang Gubernur untuk datang ke suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh partai politik.

Gubernur Anies menambahkan bahwa, pada hari Jumat sebelum acara di Sentul, ia telah mengirim surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia masih memberi tahu kementerian meskipun ia mengatakan bahwa Gubernur dapat mengambil bagian dalam kegiatan apa pun, selama ia tidak melaksanakan kegiatan kampanye.

Nasional Guard for the People (GNR) mengajukan laporan kepada Bawaslu terhadap Anies tentang dugaan pelanggaran kampanye. GNR mencurigai bahwa Anies melakukan kampanye selama hari-hari kerjanya ketika menghadiri acara Gerindra.

“Jelas bahwa Anies telah melanggar peraturan kampanye, jadi harus ada sanksi untuk nya,” kata juru bicara GNR Agung Wibowo Hadi di kantor Bawaslu, Jakarta, pada 18 Desember 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *