Gempa Susulan Besar Lainnya Mengguncang Lombok

Gempa Susulan Besar Lainnya Mengguncang Lombok dengan kekuatan 6,2 pada Skala Richter melanda Lombok lagi pada 13,25 waktu setempat dengan pusat gempa di laut 6 kilometer barat laut Lombok Utara di sebuah dept 12 kilometer, kantor Meteorologi (BMKG) mengatakan.

Berita Nasional – Itu terjadi ketika para pekerja masih sibuk mencari mayat di bawah puing-puing bangunan yang runtuh pada gempa hari Minggu 7 di Skala Richter.
BMKG mengatakan guncangan itu merupakan gempa susulan gempa pada Minggu (5 Agustus) dan itu tidak akan menyebabkan tsunami. Gejolak besar itu menyebabkan kepanikan di antara orang-orang yang masih trauma setelah dua gempa besar sebelumnya pada 29 Juli dan 5 Agustus yang menewaskan lebih dari seratus orang yang tewas di pulau wisata itu.
Gempa pada 29 Juli menyebabkan 16 orang tewas dan satu pada 5 Agustus gempa menewaskan sedikitnya 1347 orang di pulau itu. Semua korban adalah penduduk lokal meskipun banyak wisatawan asing berada di Lombok ketika gempa melanda pada 5 Agustus.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan gempa di Lombok adalah siklus 200 tahun dari sesar Flores. Dia percaya energi terkuat telah dilepaskan.
Dwikorita mengungkapkan titik-titik gempa terkuat berada di Lombok Utara dan Lombok Timur, kemudian satu lagi muncul di Mataram. Menurutnya, Pulau Lombok berdekatan dengan batuan bumi yang pecah dan disebut sebagai Sesar Flores.
Ini membentang dari Bali ke utara Laut Flores. Ketika pecah, itu akan memunculkan energi yang sangat besar. Kesalahan terbesar muncul 200 tahun yang lalu dan terjadi kembali belakangan ini.
Energi keluar secara bertahap dan dengan dua kali pelepasan energi, itu memiliki efek yang merusak di Lombok. Kekuatan dari energi gempa akan terus di rasakan setelah titik puncak, yang biasa di katakan susulan susulan.
Berdasarkan data BMKG, titik energi terbesar dirilis pada 5 Agustus, yang menyebabkan getaran hingga 7,0 magnitude. Setelah gempa besar, gempa susulan biasanya terjadi.
Dwikorita mengatakan, titik puncak getaran gempa dan potensi tsunami sudah berlalu. Karena itu, apa yang tampak hanyalah getaran gempa susulan yang semakin kecil. BMKG mencatat ada 344 gempa susulan yang terjadi di Lombok hingga Kamis (9 Agustus) pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *