Direktur Pelaksana IMF Akan Mengunjungi Lombok Memberi Bantuan

Direktur Pelaksana IMF Akan Mengunjungi Lombok Memberi Bantuan kepada korban gempa di Lombok.
Managing Director Dana Moneter Internasional Christine Lagarde akan mengunjungi pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama tinggal di Indonesia. Lagarde dijadwalkan menghadiri Pertemuan Tahunan IMF dan Kelompok Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, dari 8-14 Oktober.

Dia kunjungannya ke Lombok akan dilakukan di sela-sela kegiatan.

Berita Nasional – Katanya setelah menanam terumbu karang di pantai Nusa Dua di Kecamatan Badung, Minggu, “Saya akan mengunjungi Lombok bersama dengan Menteri Luhut Binsar Panjaitan. Kami akan memberikan sumbangan”.

Dia menyatakan bahwa kunjungannya ke Indonesia bukan hanya untuk menghadiri pertemuan tahunan, tetapi juga untuk memberikan kontribusi sosial ke daerah-daerah yang terkena bencana, termasuk Lombok dan Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, lanjutnya, Sekretaris Jenderal IMF Jianhai Lin telah mengunjungi Palu setelah gempa bumi dan tsunami, menyebabkan lebih dari 1.500 orang tewas.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, selama kunjungan ke Lombok, Christine Lagarde dijadwalkan untuk menyerahkan bantuan.

Namun, dia berharap orang-orang tidak akan fokus pada jumlah yang dia berikan. Sebaliknya, orang-orang harus men yoroti perhatian yang di beri kan oleh pejabat IMF atas kepada para korban gempa di Lombok.

“Kita harus me lihat Indonesia sebagai bangsa yang besar dan kita harus dapat menghormati dan menghargai kontribusi mereka,” kata Menteri Luhut, yang juga tokoh kunci dari Komite Nasional untuk Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia.

Setelah kunjungan mereka ke Lombok, Panjaitan dan Direktur IMFLagarde akan kembali ke Nusa Dua, Bali, untuk meng hadiri per temuan moneter dan ekonomi terbesar tahun ini.

Pertemuan tahunan kelompok IMF dan Bank Dunia akan berlangsung dari 8-14 Oktober di Bali Nusa Dua Convention Centre sebagai tempat utama nya. Mungkin disekitar pertemuan tersebut juga pasti akan disterilkan.

Sekitar 34.000 peserta yang berasal dari 189 negara dijadwalkan menghadiri pertemuan tersebut. Dua puluh tiga dari mereka adalah pemimpin negara, termasuk dari 10 negara anggota ASEAN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *