Din Menjelaskan Posisi KH Maruf Dalam Majelis Ulama Indonesia

Din Menjelaskan Posisi KH Maruf Dalam Majelis Ulama Indonesia dan beliau masih memegang posisi sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia akan meninggalkan MUI setelah dia benar-benar di tunjuk sebagai wakil presiden Indonesia, kata seorang pejabat.
Kiai Ma’ruf tidak mundur dari kepemimpinan MUI sampai ia di instal sebagai vp.

Berita Nasional – Ketua Dewan Penasihat MUI, Din Syamsuddin membuat pernyataan di sini pada hari Rabu. Dia mengatakan tidak mungkin untuk memegang posisi bersamaan jika Kiai Ma’ruf kemudian menjabat sebagai wakil presiden.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (20 September) telah memutus kan dua pasangan calon presiden-wakil presiden untuk pemilihan presiden 2019. Kedua pasangan itu adalah Joko Widodo (Jokowi), yang berpasangan dengan Kiai Ma’ruf, dan Prabowo Subianto dengan pasangannya, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Kiai Ma’ruf, yang telah muncul sebagai calon wakil presiden, harus meninggal kan posisi nya sebagai ketua MUI jika ia kemudian di angkat sebagai wakil presiden,” kata Din di kantor MUI di Jakarta, menjelaskan bahwa jika Kiai Ma ‘ ruf menjadi wakil presiden maka dia tidak boleh merangkap jabatan politik secara bersamaan.

Din mengakui bahwa ada tekanan dari sejumlah pihak yang meminta Amin untuk melepas kan posisi nya sebagai ketua MUI setelah pengumuman keputusan presiden-wakil presiden oleh KPU. Selain itu, ia menegas kan bahwa MUI mempertahankan kemandirian nya dan netral mengenai pemilihan presiden 2019.

Sebelum nya, Ketua Eksekutif Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mendesak Kiai Ma’ruf untuk mundur dari jabatan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia mengatakan bahwa panggilan PAN didasarkan pada saran dari ulama dan orang-orang di tingkat akar rumput.

“Sejauh ini, ketua MUI tidak pernah terlibat langsung dalam politik,” kata Susanto di kediaman calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Jakarta, Rabu (19/9).

Pada pemilihan presiden tahun 2019, pasangan capres dan wakil presiden nomor 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, akan bersaing dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *