Angka pengangguran turun menjadi 6,82 juta

Angka pengangguran turun menjadi 6,82 juta, Tingkat pengangguran terbuka Indonesia sedikit turun menjadi 5,01 persen pada Februari tahun ini dari 5,13 persen pada bulan yang sama tahun lalu, sebagian disebabkan oleh peningkatan dalam perekrutan karyawan oleh sektor perdagangan, menurut data pengangguran terbaru yang dirilis oleh Statistics Indonesia (BPS) pada hari Senin .

Berita Nasional.co – Jumlah orang yang menganggur turun 50.000 menjadi 6.82 juta di Februari dari 6.87 juta di bulan yang sama tahun lalu. Namun, tingkat pengangguran di daerah pedesaan adalah 6,3 persen, hampir dua kali lipat tingkat di daerah perkotaan, yang hanya 3,45 persen.

Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan sekolah menengah kejuruan memberikan kontribusi terbesar terhadap pengangguran Februari dengan 8,63 persen, diikuti oleh pemegang gelar associate (Diploma 3) dengan 6,89 persen

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan sektor informal tetap menjadi bagian penting dari tenaga kerja, yang merupakan 57,27 persen, 74,08 juta orang, dari pekerjaan nasional, meskipun mengalami penurunan sebesar 0,95 persen tahun-ke-tahun.

Data BPS juga menunjukkan bahwa industri perdagangan mempekerjakan orang terbanyak di Februari tahun lalu dengan 920.000 pekerja, diikuti oleh sektor makanan dan minuman dengan sekitar 700.000.

Di sisi lain, dalam hal sektor bisnis, pertanian kehilangan 590 pekerja atau 1 persen dalam satu tahun meskipun merupakan bagian terbesar dari sumber daya manusia nasional dengan 29,46 persen. Tenaga kerja dalam administrasi pemerintah, serta sektor informasi dan komunikasi, juga menurun masing-masing sebesar 0,43 persen dan 0,06 persen.

“Kami menerbitkan laporan tentang pengangguran dua kali setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus, tetapi kami menghindari membandingkan angka saat ini dengan angka-angka dari Agustus lalu karena ada perubahan musiman, seperti perbedaan Bandar Judi Togel Dingdong Online musim panen, yang mempengaruhi lapangan kerja tenaga kerja [di pertanian], ”Kata Suhariyanto.

“Tetapi melihat angka-angka ini, pemerintah harus mendorong sektor perdagangan dan pertanian untuk mempekerjakan lebih banyak pekerja di masa depan,” kata Suhariyanto. Dia juga menunjuk pendidikan sebagai salah satu akar masalah pengangguran. (Hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *