Amien Rais Diperiksa Kasus Ratna Mendapat 30 Pertanyaan

Amien Rais Diperiksa Kasus Ratna Mendapat 30 Pertanyaan dan Amien Rais merasa puas dengan kinerja penyidik ​​polisi. Politisi senior Amien Rais memenuhi panggilan Polisi Metro Jakarta sebagai saksi untuk tersangka Ratna Sarumpaet dalam kasus tipuan. Amien ditanyai hampir enam jam. 

Berita Nasional – Namun, Amien mengatakan bahwa penyidik ​​polisi memperlakukannya dengan hormat. Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) puas dengan pemeriksaan.

“Penyidik ​​datang dengan 30 pertanyaan, pertanyaan yang jelas dan langsung,” katanya pada hari Rabu.

Ayahanda dari Hanafi Rais tiba di markas Polda Metro Jaya pada pukul 10.15 Waktu Standar Indonesia Barat (WIB). Dia mendapat kesempatan untuk makan siang dan doa selama pemeriksaan.

“Pemeriksaannya sangat ramah dan halus,” katanya.

Menurut salah seorang pengacaranya, Elidanetti, penyidik ​​polisi menanyakan pertanyaan normatif Amien. Beliau ditanya tentang hubungannya dengan tersangka.

Elidanetti mengatakan Beliau menjelaskan bahwa ia pernah bertemu Ratna di rumah Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat. Saat itu, Ratna datang menemui calon presiden Prabowo untuk mengklarifikasi insiden penyerangannya.

Sementara itu, ratusan 212 Persaudaraan Alumni (PA 212) mengawal ujian yang dialami Bapak Reformis. Mereka datang ke markas Polda Metro Jakarta pada pukul 10.00 WIB. Polisi akhirnya memutuskan untuk membiarkan ketua PA 212 dan putra Hanafi Rais untuk membantu pemeriksaan setelah diskusi panjang.
Sebelumnya, ditemukan sejumlah ketidakberesan dalam panggilannya. Dia mengatakan namanya tidak disebutkan sepenuhnya dalam surat panggilan. Di sisi lain, dia merasa aneh melihat tanggal surat itu disiapkan.

Mantan ketua PAN membawa video pernyataan polisi sebagai barang bukti. “Dalam video tersebut, kita dapat melihat polisi mengatakan bahwa panggilan ini didasarkan pada pengakuan Ratna. Surat panggilan itu tertanggal 2 Oktober, meskipun kita semua tahu bahwa Ratna baru saja ditangkap oleh polisi pada 4 Oktober, jadi ini sangat aneh , ”Kata Amien, Rabu (10/10).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Setyo Wasisto menjelaskan bahwa tanggal surat panggilan ke mantan ketua PAN tidak biasa. Dia mengatakan pada 2 Oktober, Polda Metro Jawa Barat telah mengungkapkan bahwa tidak ada bukti tentang klaim penyerangan Ratna.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *